Perpisahan KKNT Unesa 2025 di Desa Bulubrangsi Berlangsung Meriah

20 Desember 2025
Administrator
Dibaca 44 Kali
Perpisahan KKNT Unesa 2025 di Desa Bulubrangsi Berlangsung Meriah

Bulubrangsi, Laren – Lamongan.
Setelah menjalani program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Unesa 2025 selama 100 hari sejak 10 September hingga 19 Desember 2025, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya resmi mengakhiri masa pengabdian mereka di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Acara perpisahan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Kepala Desa Bulubrangsi, Bapak Mutif, beserta jajaran pemerintah desa. Turut hadir pula kader Posyandu, ibu-ibu PKK, bapak/ibu RT dan RW,BPD, Lembaga, serta warga masyarakat Bulubrangsi. Anak-anak desa juga ikut memeriahkan suasana dengan keceriaan mereka.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mutif menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKNT Unesa yang selama 100 hari telah aktif mendukung berbagai kegiatan desa. “Kami merasa terbantu dengan program-program yang dijalankan mahasiswa, baik di bidang pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Ketua KKNT Unesa 2025, Firman Yuliansyah, mewakili seluruh mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan masyarakat Bulubrangsi yang begitu hangat. “Kami belajar banyak dari warga desa, tentang kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberi manfaat meski sederhana,” ungkapnya.

Acara perpisahan diwarnai dengan sesi kesan dan pesan dari mahasiswa dan warga sekitar dan ditutup pemutaran video dokumentasi mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKN mulai dari awal sampai selesai. Suasana penuh keakraban mencerminkan eratnya hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama program berlangsung.

Perpisahan KKNT Unesa 2025 di Desa Bulubrangsi bukanlah akhir, melainkan awal dari jalinan silaturahmi yang lebih panjang. Mahasiswa berharap program yang telah dijalankan dapat terus berlanjut, sementara masyarakat Bulubrangsi mendoakan agar para mahasiswa sukses dalam studi dan kehidupan mendatang.
Dengan semangat kebersamaan, acara ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat desa mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan.